Teori Asal Usul Kehidupan

Senin, 31 Desember 2012
Teori Abiogenesis (Generatio Spontania)
Teori Abiogenesis menyatakan bahwa kehidupan berasal dari benda mati. Slah satu pendukung teori ini adalah Aristoteles.

Teori Biogenesis
Teori biogenesis menyatakan bahwa makhluk hidup hanya berasal dari sesuatu yang hidup. Tokoh pendukung teori biogenesis antara lain Francesco Redi (Italia), Lazzaro Spallanzani (Italia, dan Louis Pasteur (Prancis).
  1. Percobaan Francesco Redi
    • Redi melakukan percobaan dengan menggunakan 3 kerat daging segar yang diletakkan dalam 3 buah tabung
    • Tabung I diisi sekerat daging, kemudian ditutup rapat-rapat. Tabung II diisi sekerat daging, kemudian ditutup dengan kain kasa. Tabung III diisi sekerat daging, kemudian dibiarkan tetap terbuka.
    • Setelah beberapa hari:
      • Tabung I: tidak terdapat lalat maupun belatung di dalamnya.
      •  Tabung II: terdapat belatung pada jaring, tetapi tidak ada lalat atau belatung pada daging
      • Tabung III: terdapat lalat pada tabung dan belatung pada daging
    • Redi berkesimpulan bahwa belatung tidak terbentuk dari daging yang membusuk, melainkan berasal dari telur lalat yang tertinggal pada daging dan kain kasa pada saat lalat hinggap

  2. Percobaan Lazzaro Spallanzani
    • Spallanzani menggunakanair kaldu dan dua buah labu erlenmeyer.
    • Labu pertama diisi air kaldu dan dipanaskan selama beberapa menit, kemudian dibiarkan tetap terbuka. Labu kedua diisi air kaldu, kemudian ditutup dengan rapat dan dipanaskan selama beberapa menit.
    • Setelah beberapa lama:
      • Labu I: air kaldu berubah menjadi keruh dan baunya tidak enak
      • Labu II: air kaldu tidak mengalami perubahan
    • Spallanzani berkesimpulan bahwa mikroba yang terdapat pada air kaldu labu I bukan berasal dari air kaldu tetapi berasal dari mikroba sebelumnya yang tersebar di udara.

  3. Percobaan Louis Pasteur
    • Louis Pasteur melakukan percobaan dengan menggunakan tabung berleher angsa.
    • Louis Pasteur merebus kaldu hingga mendidih, kemudian mendiamkannya di dalam tabung berleher angsa. Setelah sekian lama didiamkannya ternyata tidak ada bakteri yang tumbuh. Namun, setelah tabung dimiringkan hingga air kaldu mencapai ujung pipa tabung tersebut, air kaldu kemudia ditumbuhi mikroba.
    • Louis Pasteur berkesimpulan bahwa kehidupan berasal dari kehidupan sebelumnya.
Dengan tumbangnya teori abiogenesis, berkembanglah teori biogenesis dengan pernyataan terkenal, yaitu omne vivum ex ovo (setiap makhluk hidup berasal dari telur) dan omne ovum ex vivo (setiap telur berasal ari makhluk hidup) atau disebut juga omne vivum ex vivo (makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya).

Teori Evolusi Kimia
  • Teori ini menyatakan bahwa senyawa organik yang ada di atmosfer mengalami perubahan sedikit demi sedikit membentuk senyawa organik. Senyawa organik inilah yang merupakan komponen dasar makhluk hidup.
  • Teori pendukung teori ini adalah Harold Urey, Stanley Miller, dan A.I. Oparin
    1. Teori Evolusi Kimia Menurut Harold Urey
      • Harold Ureymenyatakan bahwa dahulu atmosfer bumi kaya akan molekul zat seperti metana (CH4), uap air (H2O), amonia (NH3), dan karbondioksida (CO2), yang semuanya berbentuk uap. Energi radiasi sinar kosmis serta aliran listrik halilintar menyebabkan terjadinya reaksi di antara zat-zat tersebut. Reaksi ini menghasilkan senyawa organik
      • Menurut Urey, terbentuknya makhluk hidup dari berbagai molekul zat di atmosfer didukung kondisi sebagai berikut:
        1. Tersedia molekul metana, amonia, uap air, dan hidrogen yang sangat banyak di atmosfer bumi
        2. Ada bantuan energi yang timbul dari aliran listrik halilintar dan radiasi kosmik yang menyebabkan zat-zat bereaksi membentuk molekul zat yang lebih besar
        3. Terbentuknya zat hidup yang paling sederhana
        4. Zat hidup yang terbentuk berkembang menjadi sejenis organisme yang lebih kompleks dalam jangka waktu yang lebih lama (berjuta-juta) tahun

    2. Eksperimen Stanley Miler
      Ke dalam alat ciptaannya, Miller memasukkan gas hidrogen, metan, amonia, dan uap air dari air yang dipanaskan. Alat itu dipanaskan selama seminggu sehingga gas-gastersebut dapat bercampur di dalamnya. Sebagai pengganti energi listrik dari halilintar, pada alat tersebut dialirka listrik 75.000 volt. Setelah seminggu, Miller mendapatkan zat organik berupa asam amino.

    3. A.l. Oparin
      • Oparin menyatakan bahwa pada suatu ketika atmosfer bumi kaya akan metana (CH4), uap air (H2O), amonia (NH3), dan karbondioksida (CO2), dan hidrogen, tetapi tidak memiliki oksigen. Panas dari berbagai sumber energi menyebabkan senyawa-senyawa sederhana tersebut bereaksi membentuk senyawa organik. Dalam lautan yang masih panas, senyawa-senyawa ini membentuk semacam campuran yang kaya akan materi, yang disebyt primordial soup. Primordial soup melakukan sintesi dan membentuk molekul organik kecil atau monomer, misalnya asam amino dan nukleotida. Monomer tersebut kemudian bergabung membentuk polimer. 
      • Kondisi atmosfer saat ini sudah tidak memungkinkan terjadinya sintesis molekul organik secara spontan karena oksigen di atmosfer akan memecah ikatan kimia dan mengekstraksi elektron.

4 komentar:

DWI SOFIANA AYUNINGTYAS mengatakan...

lah... teori lainnya??

Gea Muhana Savitri ( Gea Sp ) mengatakan...

Assalamu'alikum,
wah, konsep blognya bagus banget kak, simpel dan isinya mudah dipahami :)

Viv!34rr!2a mengatakan...

Klo Teori Evolusi Kimia spt pa??????

Viv!34rr!2aPo3tri mengatakan...

siapa juga tokohnya????

Poskan Komentar